GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Pesan Tegas Gubernur Ansar: Durhaka kepada Orang Tua Bisa Hapus Amal Ibadah

×

Pesan Tegas Gubernur Ansar: Durhaka kepada Orang Tua Bisa Hapus Amal Ibadah

Sebarkan artikel ini
Pesan Tegas Gubernur Ansar: Durhaka kepada Orang Tua Bisa Hapus Amal Ibadah
Pesan Tegas Gubernur Ansar: Durhaka kepada Orang Tua Bisa Hapus Amal Ibadah. (Foto : Jlu)

BATAM – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan pesan tegas terkait bahaya durhaka kepada orang tua dalam khutbah Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Bola Gladi Bakar Jaya, Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Sabtu (21/3/2026).

Dalam khutbah Idul Fitri tersebut, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa perilaku durhaka kepada orang tua dapat berdampak besar terhadap nilai ibadah yang telah dijalankan selama bulan Ramadhan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Jangan sampai kita menjadi anak yang durhaka kepada orang tua, karena hal itu dapat menghapus nilai ibadah yang telah kita lakukan. Berbakti kepada orang tua adalah kunci keberkahan hidup,” ujar Ansar.

Pelaksanaan shalat Ied tersebut dipimpin oleh Muhammad Salim sebagai imam, sementara Ansar Ahmad bertindak sebagai khatib yang menyampaikan khutbah kepada masyarakat.

Dalam penjelasannya, Ansar Ahmad menyebut bahwa ketakwaan tidak hanya diukur dari kesalehan individu, tetapi juga dari bagaimana seseorang menjaga hubungan dengan sesama manusia, terutama kepada orang tua.

Ia menekankan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang tidak boleh diabaikan, karena berkaitan langsung dengan keberkahan hidup seseorang.

Selain itu, Ansar Ahmad juga menguraikan besarnya pengorbanan orang tua dalam membesarkan anak-anaknya. Ia menggambarkan perjuangan seorang ibu yang mengandung dan merawat dengan penuh kasih sayang, serta peran ayah yang bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Menurutnya, seluruh pengorbanan tersebut menjadi alasan kuat bagi setiap anak untuk selalu menghormati dan berbakti kepada orang tua.

Dalam khutbahnya, Ansar Ahmad juga mengingatkan pentingnya meraih ampunan di bulan Ramadhan, dengan menyinggung kisah doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW terkait orang yang tidak memperoleh ampunan.

Ia menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum untuk kembali kepada fitrah sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama, termasuk dengan orang tua.

Melalui pesan tersebut, Ansar Ahmad mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal memperbaiki diri, meningkatkan akhlak, serta memperkuat hubungan kekeluargaan dalam kehidupan sehari-hari. ***

Preferensi Sumber
banner 482x100