TANJUNGPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan saat peringatan Hari Marwah Rakyat Provinsi Kepulauan Riau ke-24 Tahun 2026.
Ajakan itu disampaikan Nyanyang ketika menghadiri kegiatan peringatan Hari Marwah di Aula Gedung Juang Yayasan BP3KR, Jalan Hang Tuah No. 07, Tanjungpinang, Jumat, 15 Mei 2026.
Menurut Nyanyang, semangat kebersamaan yang dahulu menjadi kekuatan perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau harus terus dijaga hingga sekarang untuk mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, ia menyebut Hari Marwah merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para tokoh pendiri Provinsi Kepri.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pejuang yang telah mencurahkan seluruh tenaga dan perjuangannya demi berdirinya Provinsi Kepulauan Riau yang kita cintai ini,” ujar Nyanyang.
Ia menilai capaian pembangunan dan kemajuan yang dirasakan masyarakat saat ini tidak terlepas dari pengorbanan para pejuang pembentukan daerah.
Karena itu, Nyanyang berharap masyarakat tetap menjaga semangat persatuan agar pembangunan di berbagai sektor dapat terus berjalan lebih baik.
“Semangat perjuangan ini harus terus kita jaga bersama demi kemajuan Kepri yang lebih baik lagi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan BP3KR, Huzrin Hood, mengatakan peringatan Hari Marwah menjadi pengingat kuat tentang sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.
Menurutnya, perjuangan tersebut lahir dari semangat persatuan seluruh tokoh masyarakat yang ingin mewujudkan Provinsi Kepri.
“Seluruh tokoh bersatu untuk mewujudkan Provinsi Kepulauan Riau dan hari ini hasil perjuangan itu telah kita raih bersama. Mari terus membangun Kepri dengan kebersamaan dan persatuan,” ujarnya.
Huzrin juga berharap generasi muda tetap memahami sejarah pembentukan Provinsi Kepri agar nilai persatuan dan kebersamaan tidak hilang di tengah perkembangan zaman.
Pada peringatan Hari Marwah ke-24 tersebut, Yayasan BP3KR turut merencanakan penulisan buku sejarah Provinsi Kepulauan Riau yang akan ditulis sejumlah tokoh dan penulis daerah.
Turut hadir dalam kegiatan itu Gubernur Kepri periode 2016–2019 Nurdin Basirun, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, anggota DPRD Kepri Bobby Jayanto, Sekretaris Yayasan BP3KR Sudirman Almoen, serta sejumlah tokoh dan anggota Yayasan BP3KR lainnya. ***









