GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Huzrin Hood Kenang Perjuangan Mahasiswa Saat Pembentukan Provinsi Kepri

×

Huzrin Hood Kenang Perjuangan Mahasiswa Saat Pembentukan Provinsi Kepri

Sebarkan artikel ini
Huzrin Hood Kenang Perjuangan Mahasiswa Saat Pembentukan Provinsi Kepri
Huzrin Hood Kenang Perjuangan Mahasiswa Saat Pembentukan Provinsi Kepri. (Foto : Ist)

TANJUNGPINANG – Ketua Yayasan Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR), Huzrin Hood, mengenang kembali perjuangan mahasiswa Kepri saat proses pembentukan Provinsi Kepulauan Riau pada era awal 2000-an.

Dalam pertemuan bersama koordinator dan perwakilan mahasiswa Kepri di Sekretariat BP3KR pada Selasa, 12 Mei 2026, Huzrin menyebut mahasiswa menjadi bagian penting dalam menggerakkan aspirasi perjuangan pembentukan Provinsi Kepri.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Mahasiswa asal Kepri yang saat itu berkuliah di berbagai daerah seperti Jakarta, Pekanbaru, Bandung hingga Yogyakarta disebut ikut bergerak bersama tokoh-tokoh BP3KR dalam memperjuangkan lahirnya Provinsi Kepulauan Riau.

“Mahasiswa Kepri yang berkuliah di era awal 2000 sebagai penggerak perjuangan, yang ikut berjuang bersama tokoh-tokoh BP3KR. Untuk itulah dalam sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepri, keterlibatan mahasiswa pada masa itu tidak boleh dilupakan,” ujar Huzrin Hood.

Menurutnya, perjuangan pembentukan Provinsi Kepri tidak hanya dilakukan oleh tokoh-tokoh daerah, tetapi juga melibatkan gerakan mahasiswa yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat Kepri di berbagai kota.

Karena itu, Yayasan BP3KR kini mengundang kembali para mahasiswa yang pernah terlibat pada masa perjuangan tersebut untuk berbagi cerita dan pengalaman kepada Tim Penulis Buku Sejarah Pembentukan Provinsi Kepri.

Pertemuan itu dilakukan sebagai bagian dari proses pengumpulan data sejarah perjuangan pembentukan Kepri pada rentang waktu 1999 hingga 2002.

Selain meminta kesaksian mahasiswa, tim penulis juga mendata kembali identitas dan keterlibatan aktif para mahasiswa dalam berbagai pergerakan perjuangan pembentukan provinsi.

Huzrin juga menyinggung masih ada pejuang Kepri yang hingga kini belum menikmati hasil pembangunan daerah meski pernah ikut berjuang dalam proses pembentukan provinsi.

“Kita akui pengorbanan kawan-kawan seperti Han yang berada di pulau tidak ikut menikmati kue pembangunan,” ungkapnya.

Sementara itu, penyusunan buku sejarah pembentukan Provinsi Kepulauan Riau ditargetkan berlangsung lebih dari satu tahun dan direncanakan diluncurkan pada momentum Hari Marwah tahun 2027 mendatang. ***

Preferensi Sumber
banner 482x100