TANJUNGPINANG – Kekeringan yang semakin meluas di sejumlah wilayah Tanjungpinang mendorong Pemerintah Kota untuk mengerahkan tujuh armada distribusi air bersih guna membantu kebutuhan warga.
Langkah ini dilakukan setelah dampak kekeringan mulai dirasakan di banyak titik permukiman masyarakat, terutama yang mengalami keterbatasan pasokan air.
Pemko Tanjungpinang menyiagakan armada dengan kapasitas distribusi mencapai 27 ribu liter air dalam satu kali perjalanan, sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyatakan bahwa pemerintah telah membentuk Tim Satgas Distribusi Air Bersih sebagai bentuk tanggung jawab menghadapi situasi kekeringan.
“Menyikapi situasi dan kondisi kekeringan ini, tim Satgas telah dibentuk. Ini sebagai bentuk tanggung jawab, kepedulian, dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam menghadapi kesulitan pemenuhan air bersih,” kata Lis, Sabtu, 28 Maret 2026.
Selain itu, jumlah armada juga berpotensi bertambah dengan melibatkan kendaraan pick up milik organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko.
Pemko Tanjungpinang juga telah memulai penyaluran air bersih sejak awal Januari, namun kini distribusi diperkuat karena dampak kekeringan semakin meluas.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir April. ***









