Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HEADLINELUAR NEGERI

Vlogger Asal Spanyol Dirudapaksa 7 Pria di India

×

Vlogger Asal Spanyol Dirudapaksa 7 Pria di India

Sebarkan artikel ini
Kejadian Tragis, Vlogger Asal Spanyol Dirudapaksa 7 Pria di India. (Foto : Pandu)

INDIA – Perempuan berusia 28 tahun, seorang vlogger travel asal Spanyol, diduga menjadi korban pemerkosaan brutal oleh tujuh pemuda setempat di Dumka, Jharkhand, pada Jumat (1/3/2024) lalu.

Kejadian tersebut terjadi saat vlogger bernama Nanda Fernanda dan pasangan prianya, sedang beristirahat di tenda darurat selama persinggahan ekspedisi sepeda motor mereka.

Geser Untuk Baca Berita
Geser Untuk Baca Berita

Korban, yang terkenal dengan petualangannya dengan 387ribu pengikut Instagram @fernanda.4ever, membagikan pengalaman traumatis tersebut dalam pesan video berbahasa Spanyol dari rumah sakit tempat mereka berlindung.

Fernanda menceritakan kebrutalan para pelaku, bagaimana mereka dihadang, diserang, dan diancam dengan pisau, dengan para pelaku secara eksplisit menyatakan niat untuk membunuh mereka.

“Kami berada di rumah sakit, dan sesuatu terjadi pada kami yang tidak ingin kami alami siapa pun. Tujuh pria memperkosa saya, dan mereka memukuli serta merampok kami, meskipun tidak banyak barang yang diambil (karena) yang mereka inginkan hanyalah memperkosa saya,” ungkapnya dalam pesan video berbahasa Spanyol.

Kepala Kepolisian Dumka, Pitamber Singh Kherwar, menerima telepon yang meresahkan itu pada Sabtu (2/3/2024) pukul 1:30 pagi, dan langsung menuju ke tempat kejadian untuk verifikasi.

“Wanita dan pria itu menghentikan mobil patroli sekitar tengah malam. Awalnya, petugas patroli tidak begitu mengerti karena wanita itu berbicara sebagian dalam bahasa Inggris dan sebagian dalam bahasa Spanyol. Mereka dibawa ke pusat kesehatan terdekat,” ujar Pitamber, Senin (4/3/2024).

Gerak cepat, pihak Kepolisian India telah menangkap empat dari tujuh orang yang diduga dari kelompok yang melakukan pemerkosaan, terhadap turis Spanyol dan menyerang pasangannya.

“Kami telah mengidentifikasi ketujuh pelaku, empat telah tertangkap, segera yang lain pun akan kami tangkao sesegera mungkin,” pungkasnya. ***