GESER UNTUK BACA BERITA
TANJUNGPINANG

Halalbihalal Bersama NU dan LAM, Gubernur Kepri Sampaikan Pesan Penting Tentang Nilai-Nilai Kebersamaan dan Refleksi Pasca-Ramadhan 1445 H

×

Halalbihalal Bersama NU dan LAM, Gubernur Kepri Sampaikan Pesan Penting Tentang Nilai-Nilai Kebersamaan dan Refleksi Pasca-Ramadhan 1445 H

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bersama Ketua NU dan LAM Kota Tanjung Pinang, Juramadi Esram. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG — Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad turut hadir dalam acara Halalbihalal Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) dan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjung Pinang, di Graha NU Tanjung Pinang, Jalan Bandara, pada Minggu, (21/4/2024).

Gubernur Ansar Ahmad dalam sambutannya menyampaikan pesan penting tentang nilai-nilai kebersamaan dan refleksi pasca-Ramadhan 1445 H.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Kita patut bersyukur karena Allah telah memberikan kita kesempatan selama satu bulan penuh untuk melaksanakan tugas-tugas di bulan suci Ramadhan dan sekarang kita telah memasuki bulan Syawal, bulan kemenangan, serta kita semua kembali kepada fitrah,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga hasil ibadah dan amal selama bulan suci Ramadan, di mana tugas umat Islam saat ini adalah merawat hasil Ramadhan yang telah dijalani selama sebulan penuh.

Gubernur Ansar juga mengingatkan tentang tradisi halalbihalal sebagai sarana untuk saling memaafkan.

“Mungkin karena kesibukan kita masing-masing, kita tidak memiliki kesempatan untuk saling berkunjung dan bermaaf-maafan, maka tradisi halalbihalal menjadi sangat penting bagi kita,” katanya.

Beliau berharap, dengan saling memaafkan, kualitas hidup akan meningkat dan dosa-dosa dapat dihapus.

“Dengan saling bermaaf-maafan, semoga Allah akan menghapus dosa-dosa kita di masa lalu dan kita dapat terus meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan kita di masa depan,” tambahnya.

Gubernur Ansar mengakhiri sambutannya dengan mengajak semua hadirin untuk menulis kembali narasi kehidupan yang lebih positif.

“Jika ada catatan-catatan di masa lalu yang tidak indah, mari kita ganti dengan tulisan-tulisan yang positif, pantun-pantun, dan puisi-puisi yang indah, kita tuliskan di kertas putih yang suci,” pungkasnya.

Sementara itu, KH Marsudi Syuhud, seorang Tokoh NU yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), memberikan Mauidhoh Hasanah dan memimpin doa dalam acara tersebut.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh, antara lain Tokoh Masyarakat Provinsi Kepri, Huzrin Hood, Pj Wali Kota Tanjung Pinang yang diwakili Sekdako Tanjung Pinang, Zulhidayat, Wali kota Tanjung Pinang Periode 2020-2023 Rahma, Ketua MUI Provinsi Kepri, Bambang Maryono, Ketua LAM Tanjung Pinang, Juramadi Esram, Ketua FKUB Provinsi Kepri, Handarlin Umar, Tim Percepatan Pembangunan, Asisten, dan Kepala OPD Pemprov Kepri, serta berbagai tokoh masyarakat dan tokoh agama lainnya. ***

(Rhiz)

Preferensi Sumber
banner 482x100