GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Dari Kawasan Industri ke Platform Global, Batam Unjuk Gigi di Prancis

×

Dari Kawasan Industri ke Platform Global, Batam Unjuk Gigi di Prancis

Sebarkan artikel ini
Dari Kawasan Industri ke Platform Global, Batam Unjuk Gigi di Prancis
Dari Kawasan Industri ke Platform Global, Batam Unjuk Gigi di Prancis. (Foto : BP Batam)

BATAM – Batam kian mempertegas transformasinya dari sekadar kawasan industri regional menjadi platform operasional industri maritim global. Perubahan posisi strategis tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pada pameran Euromaritime 2026 yang digelar di Marseille, Prancis, Rabu (4/1/2026).

Dalam forum internasional tersebut, Batam diperkenalkan bukan hanya sebagai kawasan industri penunjang, melainkan sebagai simpul strategis industri maritim yang berada di jantung jalur pelayaran dunia Selat Malaka dan Singapura.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Anggota/Bidang Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, yang tampil sebagai pembicara dalam sesi diskusi forum, menegaskan bahwa daya saing Batam bertumpu pada kombinasi lokasi geografis yang strategis, status kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ), serta ekosistem industri maritim yang telah terbangun solid.

“Batam tidak hanya unggul secara geografis, tetapi juga siap dari sisi industri. Kami berada di jalur perdagangan dunia dan siap menjadi mitra strategis dalam rantai pasok global,” kata Fary di hadapan pelaku industri maritim Eropa.

Partisipasi BP Batam di Euromaritime 2026 juga menjadi bagian dari upaya diplomasi ekonomi Indonesia untuk mendorong kawasan strategis nasional masuk dalam jaringan industri global. Agenda di Marseille diawali dengan pertemuan bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Marseille yang menyatakan dukungan terhadap langkah Batam memperluas jejaring kerja sama ekonomi Indonesia di kawasan Eropa.

“Kehadiran BP Batam di Euromaritime mencerminkan meningkatnya perhatian dan kepercayaan internasional terhadap Batam sebagai mitra strategis di sektor maritim dan investasi,” ujar Konsul Jenderal RI di Marseille, Dian Kusumaningsih.

Minat pelaku industri Eropa terlihat dari respons positif terhadap skala industri galangan kapal di Batam yang dikenal sebagai salah satu yang terbesar dan paling terkonsentrasi di Asia Tenggara. Sejumlah perusahaan maritim di Prancis menyatakan ketertarikan untuk menjajaki peluang kolaborasi, mulai dari desain kapal, industri pendukung perkapalan, hingga layanan maritim lainnya.

Peluang kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui agenda business matching yang direncanakan berlangsung di Batam pada Maret 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan konkret antara pelaku industri Eropa dengan ekosistem industri maritim di Batam.

Keikutsertaan BP Batam dalam Euromaritime 2026 turut didukung oleh delegasi daerah dan teknis, antara lain Ketua Kadin Kepulauan Riau Mustava, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar. Kehadiran delegasi ini mencerminkan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat promosi investasi Batam di tingkat internasional.

Didorong oleh realisasi investasi sebesar Rp69,3 triliun sepanjang tahun 2025, Batam dinilai tidak hanya mampu bertahan di tengah ketidakpastian global, tetapi juga mulai naik kelas sebagai pemain yang diperhitungkan dalam arsitektur industri maritim dunia. ***

Preferensi Sumber
banner 482x100