GESER UNTUK BACA BERITA
JABODETABEK

Nyahi on The Bus, Wisata Minum Teh Betawi di Atas Bus Sedang Disiapkan

×

Nyahi on The Bus, Wisata Minum Teh Betawi di Atas Bus Sedang Disiapkan

Sebarkan artikel ini
Nyahi on The Bus, Wisata Minum Teh Betawi di Atas Bus Sedang Disiapkan
Nyahi on The Bus, Wisata Minum Teh Betawi di Atas Bus Sedang Disiapkan. (Foto : Ist)

JAKARTA – Menikmati secangkir teh sambil menyusuri jejak sejarah Jakarta mungkin segera menjadi pengalaman baru bagi wisatawan. Menjelang Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta, sebuah konsep wisata budaya bertajuk “Nyahi on The Bus” tengah disiapkan untuk memperkenalkan tradisi Betawi dengan cara yang lebih dekat dan interaktif.

Program ini menjadi salah satu inovasi yang muncul dalam upaya memperkuat identitas budaya Jakarta melalui pelestarian warisan gastronomi Betawi, khususnya tradisi Nyahi atau budaya minum teh yang telah hidup di tengah masyarakat Betawi selama berabad-abad.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Konsep Nyahi on The Bus dirancang sebagai wisata budaya tematik yang memadukan tradisi Nyahi, sajian kuliner khas Jakarta, serta kisah sejarah dan warisan budaya ibu kota dalam satu perjalanan.

Melalui program tersebut, peserta tidak hanya menikmati minuman dan kuliner khas Betawi, tetapi juga diajak mengenal perjalanan panjang budaya Jakarta dari masa ke masa.

Gagasan ini mengemuka dalam seminar budaya dan gastronomi bertajuk “Nyahi, Warisan Rasa Betawi: Potensi Wisata Budaya, Ekonomi Kreatif, dan Penguatan UMKM Jakarta” yang berlangsung di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

Seminar yang digagas DPD IKABOGA Provinsi DKI Jakarta bersama berbagai pemangku kepentingan itu membahas potensi Nyahi sebagai bagian dari pengembangan wisata budaya dan ekonomi kreatif Jakarta.

Ketua Panitia, Indah Erniawati, S.E., mengatakan tradisi Nyahi memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kekuatan budaya sekaligus penggerak sektor pariwisata dan UMKM.

“Melalui seminar ini, kami ingin membangun pemahaman bersama bahwa Nyahi bukan hanya tradisi masa lalu, tetapi juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai kekuatan budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan UMKM Jakarta di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, Nyahi bukan sekadar tradisi minum teh. Di dalamnya tersimpan nilai kebersamaan, keramahan, penghormatan kepada tamu, serta jejak interaksi berbagai etnis yang ikut membentuk wajah Jakarta.

Program Nyahi on The Bus juga diharapkan menjadi sarana promosi budaya yang mampu memperkenalkan Jakarta kepada wisatawan domestik maupun mancanegara dengan pendekatan yang lebih segar.

Selain menjadi inovasi wisata gastronomi, konsep tersebut diproyeksikan sebagai media diplomasi budaya yang menghubungkan kuliner, sejarah, dan identitas Betawi dalam satu pengalaman wisata.

Berbagai program pengembangan wisata gastronomi berbasis budaya Betawi saat ini tengah dipersiapkan melalui kolaborasi lintas sektor. Inisiatif tersebut akan bermuara pada penyelenggaraan Festival 499 Tahun Jakarta Rasa yang mengangkat Nyahi sebagai salah satu tema utama.

Melalui berbagai upaya itu, Nyahi diharapkan tidak hanya dikenal sebagai tradisi minum teh masyarakat Betawi, tetapi juga berkembang menjadi ikon budaya yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif, memperkuat UMKM, dan mempertegas identitas Jakarta menjelang usia ke-500 tahun. ***

Preferensi Sumber
banner 482x100