GESER UNTUK BACA BERITA
JABARPOLITIK

DPRD Kota Bekasi Dorong Olahraga Rakyat, Wildan: Biar Warga Aktif, Bukan Cuma di Grup WhatsApp

×

DPRD Kota Bekasi Dorong Olahraga Rakyat, Wildan: Biar Warga Aktif, Bukan Cuma di Grup WhatsApp

Sebarkan artikel ini
DPRD Kota Bekasi Dorong Olahraga Rakyat, Wildan, Biar Warga Aktif, Bukan Cuma di Grup WhatsApp
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman. (Foto : Ist)

Bekasi Harus Jadi Kota Sehat, Bugar, dan Guyub

KOTA BEKASI – Bekasi kini tengah berusaha mengubah citra. Dari kota yang identik dengan macet dan meme, menjadi kota di mana warganya sehat, bugar, dan tetap bisa tersenyum meski harga cabai merangkak naik.

Langkah ini diwujudkan melalui program olahraga massal yang diperluas hingga ke tingkat RW dan komunitas, diprakarsai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Kita ingin Bekasi jadi kota dengan warga sehat, bugar, dan guyub. Olahraga masyarakat adalah investasi kesehatan sekaligus persatuan. DPRD siap mendukung anggaran dan kebijakan agar program ini bisa jalan masif,” ujar Wildan Fathurrahman, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Kamis (21/8/2025).

Wildan menekankan, olahraga tidak boleh hanya dimaknai sebagai urusan atlet atau tontonan pertandingan yang disaksikan sambil ngemil gorengan.

“Olahraga harus jadi kebiasaan sehat sehari-hari. Kita harus hidupkan lapangan, taman, dan fasilitas olahraga agar warga aktif bergerak, bukan hanya aktif di grup WhatsApp,” tegasnya.

Data BPS Kota Bekasi 2024 mencatat, tingkat partisipasi olahraga rutin masyarakat baru 27 persen. Padahal, studi Kemenkes menunjukkan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu dapat menurunkan risiko penyakit tidak menular hingga 30 persen.

Wildan pun menyindir kondisi fasilitas olahraga yang kurang dimanfaatkan.

“Bekasi punya lebih dari 300 titik fasilitas olahraga publik, mulai lapangan sepak bola, bulu tangkis, voli, sampai basket. Tapi sayangnya, sebagian lebih sering dipakai jemur kasur atau parkir motor,” kelakarnya.

Agar program ini tidak sekadar jargon, Wildan mendorong Dispora Bekasi untuk mengambil langkah nyata, di antaranya:

  1. Memperbanyak event olahraga rakyat – mulai dari senam massal, fun run, lomba sepeda, hingga festival permainan tradisional seperti gobak sodor dan tarik tambang.
  2. Mendukung komunitas olahraga lokal – termasuk bantuan fasilitas, pelatihan, hingga penyediaan air minum untuk peserta.
  3. Mengoptimalkan stadion, GOR, dan lapangan tiap kecamatan – supaya tidak hanya ramai saat ada konser dangdut.
  4. Menggabungkan olahraga dengan kegiatan sosial – seperti senam sehat sambil donor darah, atau fun run sekaligus berbagi sembako.

Menurut Wildan, jika semua warga aktif bergerak, Bekasi tidak hanya akan lebih sehat dan kompak, tetapi juga memiliki ruang interaksi positif di luar rutinitas sehari-hari.

“Kalau semua warga aktif bergerak, Bekasi bukan hanya sehat dan kompak, tapi juga punya alasan nongkrong bareng selain nunggu lampu merah,” tutupnya sambil tersenyum. ***

(ADVETORIAL DPRD KOTA BEKASI)