Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
JABODETABEK

PSHT Rayon Harapan Jaya Bekasi Santuni Anak Yatim

×

PSHT Rayon Harapan Jaya Bekasi Santuni Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
Ketua PSHT Rayon Harapan Jaya berbagi santunan pada anak yatim. (Foto : Ist)

BEKASI – Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Harapan Jaya Ranting Medan Satria, menggelar buka bersama, berbagi takjil, sekaligus santunan 32 anak yatim, di Rawa Bambu, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Minggu (31/3/2024).

Terpantau, dalam turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Dewan PSHT Cabang Kabupaten Bekasi, Lurah Harapan Jaya Mohamad Soleh, Babinsa Harapan Jaya, Ketua RT04, Ketua RW16, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat sekitar, Pengurus serta Anggota PHST Rayon Harapan Jaya.

Geser Untuk Baca Berita
Geser Untuk Baca Berita

Ketua PSHT Rayon Harapan Jaya, Budi Santoso, dalam sambutannya mengimbau kepada seluruh anggota yang hadir, agar terus mengadakan hal positif, dan selalu bisa menjadi contoh yang baik bagi lingkungan, juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Saya mengharapkan jangan hari ini saja kita mengadakan hal positif seperti ini, apalagi ini bulan ramadhan, dan saya selalu berharap kita selalu bisa memberi contoh yang baik bagi lingkungan, juga bisa selalu bermanfaat bagi orang lain,” ujar Budi.

Sementara itu, Lurah Harapan Jaya, Mohamad Soleh mengapresiasi dengan diadakannya kegiatan ini, serta mengimbau untuk selalu rendah diri dan harus bisa memaknai inti dari PSHT itu sendiri.

“Kegiatan ini luar biasa, terutama bisa bebagi bersama masyarakat harapan jaya, mudah-mudahan ini menjadi berkah untuk PSHT, karena berbuat baik harus kita lakukan dan niatkan, untuk selalu berbagi dengan yang kekurangan,” kata Soleh dalam sambutannya.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan PSHT Cabang Kabupaten Bekasi, Puguh Wicaksono mengatakan, selain membina generasi muda dalam mencintai warisan budaya, namun juga diajarkan berempati terhadap sesama manusia.

“Selain kita membina generasi muda, khususnya adik-adik mencintai warisan budaya Indonesia yaitu pencak silat, juga diajarkan untuk berempati, seperti kegiatan malam ini, karena hidup itu harus memberi manfaat pada masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Perlu diketahui, adapun rangkaian acara tersebut meliputi pentas seni jurus tunggal baku IPSI, solo spel atau seni tunggal, pentas seni sambung putri, pentas seni sambung putra, solo spel dari Ketua Pamter (Pengamanan Terate), sesi kuis berhadiah, dan ditutup dengan doa bersama.

(Pandu)