GESER UNTUK BACA BERITA
JABARPOLITIK

DPRD Kota Bekasi Tekankan Prioritas Tenaga Kerja Lokal di Kawasan Industri

×

DPRD Kota Bekasi Tekankan Prioritas Tenaga Kerja Lokal di Kawasan Industri

Sebarkan artikel ini
DPRD Kota Bekasi Tekankan Prioritas Tenaga Kerja Lokal di Kawasan Industri
DPRD Kota Bekasi Tekankan Prioritas Tenaga Kerja Lokal di Kawasan Industri. (Foto : Ist)

BEKASI – DPRD Kota Bekasi menegaskan pentingnya perusahaan di kawasan industri memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen. Langkah ini dinilai penting agar pertumbuhan industri di kota tersebut benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, mengatakan bahwa isu ketersediaan lapangan kerja bagi warga lokal masih menjadi aspirasi utama masyarakat. Terutama di wilayah yang memiliki banyak kawasan industri yang berdampingan langsung dengan pemukiman warga.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Isu ketersediaan lowongan pekerjaan di pusat-pusat industri yang berdampingan dengan pemukiman kembali mendominasi aspirasi warga,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan akan akses pekerjaan bagi masyarakat sekitar merupakan persoalan yang terus muncul dalam berbagai agenda penyerapan aspirasi masyarakat.

Di sisi lain, Arif juga memberikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal.

Beberapa unit usaha baru di wilayah Bekasi Utara disebut telah membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Salah satunya adalah gudang Family Mart yang baru beroperasi dan telah menampung sejumlah pekerja dari warga sekitar. Selain itu, PT PAS dan beberapa perusahaan lainnya juga mulai memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat di lingkungan terdekat.

“Kami memberikan apresiasi tinggi terhadap perusahaan yang sudah menampung dan memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja,” tegasnya.

Ia menilai transparansi perusahaan dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar merupakan langkah penting untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara kawasan industri dan pemukiman warga.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi, tingkat pengangguran terbuka pada 2025 tercatat sebesar 9,2 persen. Angka tersebut masih berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat yang berada di kisaran 8,1 persen.

Sektor industri manufaktur dan logistik selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar lapangan kerja di Kota Bekasi.

Namun distribusi kesempatan kerja bagi warga lokal dinilai masih perlu terus ditingkatkan agar manfaat pertumbuhan industri dapat dirasakan secara lebih merata.

DPRD Kota Bekasi menegaskan akan terus mengawal kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal agar berjalan sesuai regulasi.

Pengawasan tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus memberikan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Bekasi.

Dengan keterlibatan warga lokal dalam aktivitas industri, keberadaan perusahaan di kawasan industri diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi kota, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. ***

(ADVETORIAL DPRD KOTA BEKASI)