Fun Run & Fun Walk Jadi Sarana Kolaborasi dan Kedekatan Notaris dengan Masyarakat
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama Ikatan Notaris Indonesia (INI) menggelar kegiatan “NOTARACE – Fun Run & Fun Walk” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) INI yang ke-117. Kegiatan yang berlangsung semarak ini dihadiri oleh Wakil Wali (Wawali) Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Junaedi, para pengurus INI, serta ratusan masyarakat yang ikut berolahraga bersama.
Wawali Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi tinggi terhadap acara tersebut yang dinilainya sebagai bentuk inovasi yang menggembirakan sekaligus menyehatkan, karena melibatkan langsung masyarakat dalam perayaan organisasi profesi.
“Mengapresiasi kegiatan ini, inovasi dan terobosan yang menjadi contoh baik. Menggabungkan kegiatan hari jadi INI ke-117 dengan olahraga yang melibatkan langsung masyarakat luas. Selain sehat juga menggembirakan,” ujar Wawali Harris Bobihoe dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Wawali juga mendorong para notaris untuk terus menjaga integritas, etika, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat, serta aktif mendukung program pembangunan Kota Bekasi.
“Selamat untuk Ikatan Notaris Indonesia. Mudah-mudahan seluruh notaris selalu kompak dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah. Terus berkolaborasi dan memberikan kontribusinya untuk masyarakat Kota Bekasi,” ucap Harris.
Menurutnya, keberadaan notaris di tengah perkembangan kota yang semakin cepat memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pembuat akta autentik, tetapi juga sebagai agen edukasi publik, terutama dalam hal perpajakan.
“Notaris bukan hanya sebagai pejabat umum yang berwenang membuat akta autentik, namun juga sebagai ujung tombak dalam mengingatkan serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perpajakan mereka,” ujarnya.
Wawali juga menegaskan bahwa hampir semua transaksi yang dilayani notaris memiliki implikasi pajak. Oleh karena itu, keterlibatan notaris dalam menyosialisasikan pentingnya membayar pajak sangat membantu percepatan pembangunan Kota Bekasi.
“Pajak yang disetorkan untuk membuat jalan-jalan di Kota Bekasi menjadi mulus, fasilitas kesehatan yang semakin memadai, sekolah-sekolah yang representatif hingga berbagai program kesejahteraan sosial,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bang Harris, sapaan akrabnya menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara notaris dan aparatur kewilayahan sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik berbasis sinergi.
“Sinergi antara notaris dan aparatur wilayah sangat penting dalam membentuk ekosistem pelayanan publik yang kuat dan responsif. Mari terus kita perkuat komunikasi dan koordinasi demi pelayanan yang semakin baik,” tutupnya. ***








