TANJUNGPINANG – Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Yang Amat Berhormat Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassuruddin bin Haji Daud, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.
Kunjungan tersebut diterima langsung Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, pada Kamis, 7 Mei 2026.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh nuansa persaudaraan Melayu-Islam yang telah lama terjalin antara Kepulauan Riau dan Kelantan.
Pulau Penyengat dipilih sebagai lokasi pertemuan karena dikenal sebagai pusat peradaban Melayu dan Islam di masa lampau.
Dalam kesempatan itu, Ansar menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya atas kunjungan kehormatan dari Pemerintah Negeri Kelantan ke tanah Melayu Kepulauan Riau.
“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami. Kunjungan ini tidak hanya mencerminkan hubungan baik antarwilayah, tetapi juga menjadi manifestasi nyata dari ikatan sejarah, budaya, dan keagamaan,” ujarnya.
Menurut Ansar, Kepulauan Riau dan Kelantan memiliki kedekatan historis sebagai wilayah serumpun yang menjunjung nilai-nilai Melayu dan Islam.
Ia menilai hubungan tersebut menjadi modal penting dalam membangun kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan di berbagai bidang.
“Kesamaan akar sejarah dan budaya inilah yang menjadi kekuatan strategis dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan,” katanya.
Pertemuan itu juga diwarnai pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan dan hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Negeri Kelantan.
Ansar berharap silaturahmi yang terjalin dapat menjadi awal bagi hubungan yang semakin erat antara kedua wilayah di masa mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau turut menyerahkan bantuan tong sampah dan alat kebersihan kepada pengelola kawasan wisata sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan destinasi wisata budaya dan sejarah Melayu. ***








