GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Terjatuh Saat Perbaiki Tongkang, Ignasius Ditemukan Meninggal Dunia di Laut Batam

×

Terjatuh Saat Perbaiki Tongkang, Ignasius Ditemukan Meninggal Dunia di Laut Batam

Sebarkan artikel ini
Terjatuh Saat Perbaiki Tongkang, Ignasius Ditemukan Meninggal Dunia di Laut Batam
Terjatuh Saat Perbaiki Tongkang, Ignasius Ditemukan Meninggal Dunia di Laut Batam. (Foto : Basarnas)

BATAM Seorang pekerja bernama Ignasius Igo (43) ditemukan meninggal dunia setelah sehari hilang usai terjatuh ke laut saat memperbaiki kapal tongkang di perairan PT Lestari Ocean Indonesia, Tanjung Uncang, Kota Batam, Senin (18/8/2025).

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, menyampaikan bahwa peristiwa bermula saat korban sedang melakukan perbaikan tongkang sekira pukul 15.00 WIB.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Tanpa diduga, Ignasius terjatuh ke laut dan tidak terlihat kembali. Rekan-rekannya sempat melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil.

Laporan resmi diterima Kantor SAR Tanjungpinang pada pukul 17.15 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, lima personel Pos SAR Batam langsung diturunkan menggunakan RIB 03 Basarnas menuju lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, tim SAR melakukan koordinasi dengan unsur gabungan lain seperti Polairud Polda Kepri, Pos AL Sagulung, dan kapal nelayan setempat. Pencarian dibagi menjadi dua tim:

  • SRU 1 melakukan penyisiran di sekitar pesisir perairan PT Lestari Ocean Indonesia dengan radius ± 1 NM.
  • SRU 2 melaksanakan penyelaman di titik korban jatuh dengan kedalaman 2–3 meter, meski visibilitas hanya 1 meter.

Hingga Senin malam pukul 23.13 WIB, korban belum juga ditemukan dan operasi pencarian dilanjutkan esok hari.

Pada Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 09.33 WIB, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Ignasius dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan terapung di laut, sekitar 500 meter dari titik terakhir diketahui (LKK).

“Korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Batam untuk penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing,” jelas Fazzli. ***