GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Provinsi Kepri Catat Prestasi Ekspor Ayam Hidup ke Singapura

×

Provinsi Kepri Catat Prestasi Ekspor Ayam Hidup ke Singapura

Sebarkan artikel ini
Provinsi Kepri Catat Prestasi Ekspor Ayam Hidup ke Singapura
Provinsi Kepri Catat Prestasi Ekspor Ayam Hidup ke Singapura. (Foto : Jlu

BINTAN – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang mampu melakukan ekspor ayam hidup atau live bird ke Singapura.

Capaian tersebut menunjukkan sektor peternakan unggas di Kepulauan Riau berkembang semakin maju dan mampu bersaing di pasar internasional.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Ekspor ayam hidup ke Singapura dilakukan melalui perusahaan peternakan modern PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group) yang berlokasi di Kabupaten Bintan.

Melalui penerapan sistem peternakan modern, biosecurity yang ketat dan pengawasan kesehatan hewan secara berkelanjutan, ayam hidup asal Kepri berhasil memenuhi standar kualitas dan kesehatan Pemerintah Singapura.

Hingga saat ini, jumlah ayam hidup yang berhasil diekspor dari Kepulauan Riau telah mencapai lebih dari 334.568 ekor dan terus mengalami perkembangan positif.

Pelepasan ekspor ayam hidup tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad sebagai simbol keberhasilan daerah perbatasan Indonesia menembus pasar internasional melalui sektor peternakan unggas.

“Keberhasilan ekspor ayam hidup ke Singapura ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kepulauan Riau. Ini membuktikan bahwa sektor peternakan kita mampu bersaing di pasar internasional dengan kualitas yang baik dan standar kesehatan yang tinggi,” kata Ansar Ahmad.

Ansar mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, tenaga kesehatan hewan dan para peternak unggas di Kepulauan Riau.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor peternakan modern sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah dan ketahanan pangan nasional.

“Kita akan terus memperkuat sektor peternakan unggas di Kepri, baik dari sisi kualitas produksi, kesehatan hewan, hingga pengembangan investasi peternakan modern agar semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan juga terus melakukan pembinaan dan pengawasan untuk menjaga kualitas unggas mulai dari kandang hingga proses pengiriman.

Transformasi sektor unggas di Kepulauan Riau terlihat dari deretan kandang modern, sistem peternakan terintegrasi, hingga proses distribusi ayam hidup melalui jalur laut menuju Singapura.

Dari Kabupaten Bintan, produk unggas asal Kepulauan Riau kini mampu menjangkau pasar internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di sektor peternakan modern kawasan regional. ***