TANJUNGPINANG – Ritel modern nasional mulai bersiap masuk ke Tanjungpinang dengan rencana pembangunan sekitar 25 gerai yang akan dilakukan secara bertahap.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan bahwa tahap awal akan dimulai dengan pembukaan tiga gerai pada Juni 2026, setelah melalui proses pembahasan yang berlangsung sekitar satu tahun.
“Untuk tahap awal, direncanakan tiga gerai mulai beroperasi pada Juni,” ujarnya dalam Dialog Tanjungpinang Pagi di RRI Tanjungpinang, Selasa, 5 Mei 2026.
Menurutnya, pihak manajemen ritel nasional, termasuk Indomaret, telah menyetujui sejumlah persyaratan yang diajukan oleh pemerintah daerah.
Persyaratan tersebut mencakup penggunaan unsur kearifan lokal dalam identitas usaha serta komitmen untuk merekrut tenaga kerja dari masyarakat tempatan.
Selain itu, ritel modern juga diminta untuk terlibat dalam pengembangan UMKM dan IKM, baik melalui pemasaran produk maupun pembinaan agar mampu memenuhi standar pasar yang lebih luas.
Di sisi lain, pengamat ekonomi dari STIE Pembangunan Tanjungpinang, Satriadi, menilai kehadiran ritel modern dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah.
Ia menyebut investasi di sektor ritel berpotensi meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru.
“Kehadiran ritel modern juga mendorong perubahan pada pola pelayanan dan standar usaha, sehingga pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk menyesuaikan diri,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan di lapangan agar komitmen yang telah disepakati benar-benar dijalankan.
“Pengawasan di lapangan penting agar komitmen yang telah disepakati dapat berjalan sesuai rencana,” pungkasnya. ***








