GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Sempat Telepon Istri, Nelayan 52 Tahun Hilang di Perairan Takong Hiu Karimun

×

Sempat Telepon Istri, Nelayan 52 Tahun Hilang di Perairan Takong Hiu Karimun

Sebarkan artikel ini
Sempat Telepon Istri, Nelayan 52 Tahun Hilang di Perairan Takong Hiu Karimun
Sempat Telepon Istri, Nelayan 52 Tahun Hilang di Perairan Takong Hiu Karimun. (Foto : Basarnas)

TANJUNG BALAI KARIMUN – Seorang nelayan bernama Syamsir (52), warga Sungai Lakam Barat, dilaporkan hilang kontak di perairan Takong Hiu, Tanjung Balai Karimun, setelah sempat menghubungi istrinya sebelum kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan korban sebelumnya masih berkomunikasi dengan keluarganya pada Kamis malam, 26 Maret 2026.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Korban sempat menghubungi istrinya sekitar pukul 22.00 WIB dan menyampaikan bahwa mesin pompong yang digunakannya mengalami kerusakan akibat kehabisan oli,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.

Fazzli menjelaskan, korban berangkat melaut pada Kamis sore sekitar pukul 16.00 WIB untuk menjaring ikan tenggiri di perairan Takong Hiu.

Aktivitas tersebut awalnya berjalan seperti biasa hingga korban mengalami kendala di tengah laut.

Setelah komunikasi terakhir dengan istrinya, korban tidak lagi dapat dihubungi. Hingga keesokan harinya, korban juga tidak kunjung kembali ke rumah.

Kondisi ini membuat pihak keluarga mulai khawatir dan berusaha mencari informasi keberadaan korban.

Karena tidak ada kabar, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Tanjung Balai Karimun pada Jumat, 27 Maret 2026 sekitar pukul 13.50 WIB.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh tim SAR.

Fazzli menyebutkan, setelah menerima laporan, tim rescue segera melakukan koordinasi awal sebelum diberangkatkan ke lokasi kejadian.

Sebanyak enam personel dikerahkan menggunakan Rescue Car Type II dan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi pencarian.

“Tim rescue langsung kami kerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,” katanya.

Lokasi pencarian berada sekitar 16,21 nautical mile dari Pos SAR Tanjung Balai Karimun.

Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 15.10 WIB dan langsung memulai penyisiran di sekitar titik koordinat terakhir korban dilaporkan.

Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan dengan harapan korban dapat segera ditemukan. ***

Preferensi Sumber
banner 482x100