TANJUNGPINANG – Program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) Tahun 2026 resmi diluncurkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan menyasar ribuan pelajar di berbagai sekolah menengah. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 10.000 pelajar dari 12 SMA/SMK/MA se-Provinsi Kepulauan Riau sepanjang tahun 2026.
Peluncuran KEMAS 2026 dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, di SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Selasa (27/1/2026). Program ini digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepri sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan generasi muda sejak dini.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual dan emosional, tetapi juga oleh kecintaan terhadap negara, sikap kebersamaan, toleransi, serta moderasi beragama yang kuat.
Ia menjelaskan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan pembinaan wawasan kebangsaan yang berlandaskan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Melalui KEMAS, nilai-nilai kebangsaan itu ditanamkan secara utuh kepada para pelajar agar mereka memiliki fondasi kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Ansar Ahmad.
Dalam pelaksanaannya, KEMAS 2026 menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, mulai dari TNI, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, hingga tokoh pendidikan. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan perspektif yang luas kepada pelajar mengenai kebangsaan, toleransi, dan moderasi beragama.
Gubernur Ansar juga berpesan kepada para pelajar agar mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh dan menanamkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
“Di tangan kalian masa depan Kepulauan Riau dan bangsa ini. Manfaatkan setiap peluang untuk menjadi generasi yang membanggakan,” katanya.
Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Mochamat Tohir Karjono, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan KEMAS 2026. Sebanyak 1.647 siswa SMA Negeri 2 Tanjungpinang dipastikan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Ia menilai KEMAS sebagai sarana penting untuk menyegarkan wawasan kebangsaan siswa melalui penyampaian materi dari berbagai narasumber.
“Ini menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa ke depan,” pungkasnya. ***









