TANJUNGPINANG – Ribuan masyarakat Kepulauan Riau diperkirakan akan memadati Laman Tugu Sirih Tanjungpinang pada Jumat malam, 17 November 2025, untuk menghadiri acara Kepri Bersholawat yang digagas Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri). Kegiatan religius ini akan menghadirkan dua tokoh besar dalam dunia sholawat, yakni Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf dan penyanyi religi Wafiq Azizah.
Keduanya akan memimpin lantunan sholawat dan doa bersama dalam suasana penuh keberkahan dan kebersamaan. Kehadiran mereka diharapkan mampu menggugah semangat spiritual masyarakat Kepri serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kepri, Misni, menjelaskan bahwa Kepri Bersholawat merupakan bagian dari upaya Pemprov Kepri memperkuat nilai-nilai keagamaan dan mempererat silaturahmi antarmasyarakat di seluruh daerah Kepulauan Riau.
“Melalui Kepri Bersholawat, kita ingin mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk memperbanyak sholawat, memperkuat keimanan, dan mempererat ukhuwah Islamiyah di antara kita. Mari bersama-sama menghadiri dan menyemarakkan acara ini,” ujar Misni dalam rapat persiapan pelaksanaan, Senin (10/11/2025).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut serta hadir dan menyebarluaskan semangat acara ini sebagai wujud cinta kepada Nabi Muhammad SAW. “Insya Allah, dengan kehadiran Habib Syech dan Wafiq Azizah, suasana Kepri Bersholawat akan penuh berkah. Mari kita sambut dengan hati yang gembira dan penuh keikhlasan,” tambahnya.
Selain Habib Syech dan Wafiq Azizah, acara Kepri Bersholawat juga akan dihadiri oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, bersama jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat Kepri. Kegiatan ini akan dimulai pukul 19.30 WIB dan menjadi salah satu momen besar yang diharapkan memperkokoh spiritualitas masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan.
Melalui Kepri Bersholawat, Pemprov Kepri ingin menjadikan kegiatan keagamaan sebagai wadah memperkuat nilai-nilai moral, menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, serta menciptakan suasana damai dan harmonis di tengah masyarakat Kepulauan Riau. ***









