BINTAN – Keluhan serius disampaikan warga Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, saat kegiatan Jumat Curhat yang digelar Polres Bintan pada Jumat (4/7/2025). Dalam forum terbuka yang dipimpin langsung Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si., warga mengungkap keresahan terhadap maraknya lalat yang bersumber dari kandang ayam putih di sekitar permukiman.
Salah satu warga menyebut, sejak berdirinya kandang ayam tersebut, populasi lalat meningkat tajam dan sangat mengganggu kenyamanan serta kebersihan lingkungan.
“Kami sudah tak nyaman. Lalat masuk ke rumah, menempel di makanan, dan bikin resah. Tolong ini ditindaklanjuti,” ujar seorang warga di hadapan Kapolres dan pejabat yang hadir.
Menanggapi keluhan tersebut, Kapolres Yunita menjelaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Polres Bintan telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi teknis, antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian Kabupaten Bintan.
“Kemarin sudah dilakukan mediasi dengan beberapa pemilik lahan yang terdampak. Bahkan anggota DPRD juga telah mengadakan RDP dan penyaluran CSR kepada warga terdampak,” jelasnya.
Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian siap menjembatani dialog antara warga dan pemilik kandang, agar solusi bisa segera direalisasikan tanpa menimbulkan konflik baru.
Kapolres menambahkan bahwa Jumat Curhat bukan sekadar seremoni, tetapi ruang nyata untuk mendengar langsung permasalahan warga dan mencarikan solusinya secara lintas sektoral.
“Kami akan terus kawal agar instansi terkait menindaklanjuti keluhan ini. Masyarakat tidak boleh dibiarkan berhadapan sendiri dengan persoalan lingkungan seperti ini,” ujarnya.
Forum tersebut juga dihadiri oleh Camat Toapaya Ivan Golar Riady, Kapolsek Gunung Kijang, serta pejabat utama Polres dan tokoh masyarakat setempat. ***









