KARIMUN – Menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun memperketat pemeriksaan keimigrasian di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun. Penguatan pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus penumpang sekaligus mencegah potensi pelanggaran keimigrasian selama periode libur akhir tahun.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel kesiapan Natal dan Tahun Baru yang digelar pada Senin (22/12/2025) pukul 15.00 WIB. Apel dipimpin Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun melalui Kasi Lalu Lintas Keimigrasian (Lalin), Rery Yudhistira, didampingi Kasubsi Lalin, Elmi, yang bertindak sebagai pembina apel.
Dalam kegiatan itu, Rery turun langsung memeriksa kesiapan petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) serta sarana dan prasarana pendukung pelayanan. Apel kesiapan ini diikuti oleh seluruh petugas TPI Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun.
Rery menegaskan bahwa momen Natal dan Tahun Baru merupakan agenda tahunan yang menuntut kesiapsiagaan maksimal dari seluruh jajaran Imigrasi.
“Bagi kita sebagai petugas Imigrasi, ini adalah waktu dimana tanggung jawab kita semakin besar,” kata Rery.
Ia menekankan bahwa pada periode tersebut masyarakat membutuhkan pelayanan yang prima, cepat, dan profesional agar aktivitas keluar masuk penumpang dapat berjalan lancar dan aman.
Selain pelayanan, pengawasan ketat juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan momentum libur panjang.
“Sesuai arahan dari Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, petugas juga tetap mewaspadai dan mengantisipasi kemungkinan adanya tumpangan kepentingan negatif,” ungkap Rery.
“Oleh karenanya, kami meminta petugas untuk ekstra berjaga di pintu keluar masuk yang ramai dilalui oleh orang asing maupun WNI,” lanjutnya.
Dalam arahannya, Rery menekankan pentingnya ketelitian petugas TPI dalam setiap pemeriksaan dokumen perjalanan.
“Perhatikan betul-betul dalam pemeriksaan, ketelitian sangat diperlukan jangan sampai salah memberikan izin masuk bagi WNA,” tegasnya.
Ia juga meminta agar setiap kendala atau hambatan yang ditemui di lapangan segera dilaporkan kepada atasan.
“Segala bentuk kendala dan hambatan masalah yang ditemui segera laporkan kepada SPV dan dilanjutkan kepada Kaunit TPI pada kesempatan pertama,” ujarnya.
Untuk menjaga kinerja tetap optimal selama bertugas, Rery turut mengingatkan petugas agar menjaga kesehatan.
“Agar kita bekerja dapat maksimal, untuk itu jaga kesehatan, makan tepat waktu, banyak minum air putih dan vitamin,” terangnya.
Rery menambahkan bahwa kesiapan dan penguatan pemeriksaan ini tidak hanya difokuskan pada libur Natal dan Tahun Baru, tetapi juga sebagai langkah awal menghadapi perayaan Imlek dan Idul Fitri 2026 yang waktunya cukup berdekatan.
“Dengan beberapa terobosan strategis yang telah kami susun ini, kami berharap potensi penumpukan antrean panjang dan hambatan lain selama musim liburan Natal dan Tahun Baru dapat diatasi,” ujarnya.
“Kewajiban kami adalah memastikan semua berjalan lancar. Kami maksimalkan SDM dan infrastruktur yang ada, sehingga menjadikan Karimun tetap menjadi destinasi favorit untuk liburan akhir tahun,” tuturnya.
“Tentunya hal tersebut akan terlaksana secara optimal dengan dukungan penuh dari instansi-instansi terkait,” tutup Rery. ***









