GESER UNTUK BACA BERITA
KEPRI

Pemprov Kepri Pecahkan 2 Rekor MURI dari Kue Tepung Gomak dan Kebaya Labuh

×

Pemprov Kepri Pecahkan 2 Rekor MURI dari Kue Tepung Gomak dan Kebaya Labuh

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bersama Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, Ketua DWP Kepri, Nong Rochaiza Adi Prihantara penerima Rekor MURI bersama para tamu undangan. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) berhasil pecahkan 2 (dua) rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam acara Tabligh Akbar sebagai bagian dari rangkaian perayaan Halalbihalal bagi pegawai di lingkungan Pemprov Kepri. Acara Tabligh Akbar ini juga dirangkai dengan Peringatan Hari Kartini Tahun 2024, diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kepri, dan dihadiri oleh ribuan ASN dan Non ASN dari Pemprov Kepri, Pemko Tanjung Pinang, dan Pemkab Bintan, di Gedung Daerah, Kota Tanjung Pinang, pada pagi Jumat (19/4/2024).

Tidak hanya mencatatkan rekor di tingkat nasional, namun juga rekor dunia. Rekor pertama adalah Rekor Sajian Kue Tepung Gomak Terbanyak, yakni sebanyak 2.408 keping, sesuai dengan jumlah pulau yang ada di Provinsi Kepri, yang diserahkan kepada Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Selain itu, juga tercatat Rekor Mengenakan Kebaya Labuh oleh Ibu-Ibu Terbanyak (2.775 orang) yang merupakan anggota organisasi kewanitaan se-Kepri, yang diserahkan kepada Ketua DWP Kepri, Nong Rochaiza Adi Prihantara. Piagam dan medali Rekor tersebut dianugerahkan langsung oleh Operation Manager MURI, Andre Purwandono.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengapresiasi inisiatif dari TP PKK, DWP, serta organisasi kewanitaan se-Kepri yang berhasil mencatatkan dua rekor dunia MURI sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya tak benda.

“Ini adalah bagian dari komitmen kita, bahwa sudah lebih dari 100 warisan budaya tak benda di Kepri yang terus kita lestarikan dan kembangkan. Hal ini merupakan jembatan penting antar generasi,” ujar Gubernur Ansar Ahmad dalam sambutannya.

Selanjutnya, Gubernur Ansar berharap bahwa peringatan Hari Kartini tingkat Provinsi Kepri dapat menjadi momentum bersyukur, di mana Pemerintah telah menyediakan perangkat-perangkat aturan, mulai dari Undang-Undang hingga peraturan daerah, untuk terus mengoptimalkan peran kaum perempuan, perlindungan, dan berbagai upaya pemberdayaan perempuan.

“Alhamdulillah dari waktu ke waktu, catatan kita mengenai indeks pembangunan perempuan terus berkembang, termasuk di Kepulauan Riau. Semua itu tentu merupakan bagian penting dari kolaborasi kita dalam membangun negeri,” pungkas Ansar.

Acara juga dimeriahkan dengan tausiah dari Ustadz Aswan Faisal, yang merupakan kakak dari almarhum Ustadz Jefry Al Buqhory. Penampilan dua artis KDI, Septi Vhanesa dan Dafi Ahmad, turut memeriahkan suasana.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara, Danrem 033/WP, Brigjen TNI Jimmy Watuseke, serta sejumlah pimpinan dan pengurus Organisasi Kewanitaan se-Kepri, Tim Percepatan Pembangunan, dan para Kepala OPD Provinsi Kepri. ***

(Rhiz)

Preferensi Sumber
banner 482x100