BATAM — Realisasi investasi di Kota Batam selama Semester II Tahun 2023 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Menurut data dari Kementerian Investasi RI, investasi Batam tumbuh sebesar 7,2 persen dibandingkan dengan Semester II Tahun 2022.
Rincian realisasi investasi tersebut adalah sebagai berikut:
- Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 3,67 triliun.
- Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 4,12 triliun.
Total Rp 7,79 Triliun.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyambut baik pertumbuhan ini. Baginya, pertumbuhan investasi akan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat Batam.
Muhammad Rudi mengungkapkan bahwa BP Batam terus mempersiapkan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan investasi. Dengan pengembangan dan kemajuan saat ini, ia optimis bahwa investor akan terus tertarik dengan Batam sebagai pusat investasi.
Selain itu, Muhammad Rudi berkomitmen untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para investor. Pemerintah juga akan memperbaiki dan membangun infrastruktur pendukung serta mempermudah perizinan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Semua upaya ini merupakan strategi untuk menjaga iklim investasi di Batam agar produksi dapat berjalan lancar dan optimal. Diharapkan angka penyerapan tenaga kerja di Batam juga akan terus meningkat.
Rudi menekankan pentingnya pembangunan ekonomi Batam agar kesejahteraan masyarakat meningkat. Dia berharap bahwa peluang kerja bagi masyarakat akan semakin terbuka lebar dengan hadirnya investasi di Batam.
“Saya ingin, peluang dan kesempatan kerja bagi masyarakat bisa terbuka seluas-luasnya dengan hadirnya investasi. Ekonomi Batam harus terus bangkit agar kesejahteraan masyarakat meningkat,” pungkasnya. ***
(33/Feb)









