Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
JABODETABEKPROFIL

Perjuangan Seorang Ibu Rumah Tangga yang Membuka Usaha Salon

×

Perjuangan Seorang Ibu Rumah Tangga yang Membuka Usaha Salon

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Usaha Salon. (Foto : Designer)

BOGOR — Ibu Wiwied adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki anak kecil namun tetap penuh semangat, memperlihatkan keberhasilan tidak mengenal batas waktu atau kondisi. Awalnya, bersama suaminya, Pak Teguh, mereka bingung memilih usaha yang sesuai karena memiliki anak kecil yang perlu perhatian penuh. Keputusan ini tidaklah mudah karena mereka harus membagi waktu antara mengurus anak, rumah tangga, dan mengembangkan usaha salon mereka.

Usaha salon bukanlah pilihan yang mudah, terutama dengan kondisi memiliki anak kecil. Mereka menyadari bahwa salon tidak akan langsung ramai, namun dengan pengalaman Ibu Wiwied yang telah bekerja di bidang tersebut selama 25 tahun, mereka yakin bisa mengelolanya. Mereka memahami bahwa membangun pelanggan dalam bisnis salon membutuhkan waktu, dan mereka siap untuk menghadapi tantangan tersebut.

Geser Untuk Baca Berita
Geser Untuk Baca Berita

Sebagai ibu dari empat anak, Ibu Wiwied telah menjalani perjalanan hidup yang penuh tantangan. Sebelum membuka salon, ia bekerja selama 14 tahun di salah satu salon di Blok M. Ia kemudian pindah ke Depok untuk mencari pekerjaan yang lebih dekat dengan rumah demi mengawasi anak-anaknya yang semakin besar. Setelah itu, ia pindah ke Cibubur dan akhirnya ke Bogor ketika sedang hamil anak keempatnya.

Sebelum memulai usaha salonnya, Ibu Wiwied telah memiliki pengalaman yang luas dalam industri salon. Dari bekerja selama 14 tahun di salon sebelumnya dan memiliki pengetahuan yang mendalam tentang berbagai layanan seperti potong rambut, smoothing, make up, creambath, dan perawatan lainnya. Keberanian untuk membuka salon datang dari keyakinan bahwa mereka telah menguasai berbagai keterampilan yang diperlukan.

Salah satu pencapaian terbesar mereka adalah dalam layanan smoothing dan hair extension. Dengan promosi melalui Google dan upload foto hasil karya, mereka berhasil menjangkau pelanggan dari jarak jauh. Namun, tidak ada kesuksesan tanpa rintangan. Selama pandemi COVID-19, bisnis mereka mengalami penurunan karena orang jarang datang ke salon. Mereka juga harus menghadapi kenaikan harga produk salon yang memengaruhi strategi harga mereka.

Tantangan tidak jarang muncul, terutama selama masa pandemi COVID-19. Namun, mereka terus berjuang untuk mempertahankan usaha mereka, menyesuaikan strategi dan harga produk sesuai dengan kondisi pasar. Mereka memahami bahwa keberhasilan usaha mereka bergantung pada dedikasi dan komitmen untuk terus bekerja keras.

Sebagai pemilik salon, Ibu Wiwied telah mengukir banyak keterampilan. Kemampuan dalam berbagai layanan salon, mulai dari potong rambut hingga perawatan kulit, merupakan bukti dari dedikasi dan keahliannya. Pencapain terbesarnya termasuk keberhasilan dalam smoothing dan hair extension, yang dipromosikan melalui media online seperti Google untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

Ibu Wiwied tidak pernah mundur dalam menghadapi tantangan. Dari tantangan sepi pelanggan hingga kenaikan produk, ia selalu mencari solusi yang tepat. Keberhasilannya dalam menyeimbangkan harga yang terjangkau untuk pelanggan dengan kebutuhan bisnisnya adalah contoh dari ketekunan dan kepintarannya dalam mengelola salon.

Ibu Wiwied menunjukkan bahwa keseimbangan antara peran ibu rumah tangga dan pemilik salon dapat dicapai dengan manajemen waktu yang baik. Tanpa strategi khusus, ia mengatur waktu dengan efisien, memanfaatkan setiap kesempatan untuk menjalankan keduanya dengan baik.

Meskipun belum mendapatkan penghargaan resmi atas kontribusi mereka dalam industri salon, impian Ibu Wiwied dan suami terus berusaha keras untuk merintis dan mengembangkan usaha mereka. Mereka memiliki impian untuk memperluas tempat salon dan meningkatkan kualitas layanan mereka agar pelanggan merasa lebih nyaman dan puas.

Dengan tekad dan kerja keras, Ibu Wiwied dan suaminya membuktikan bahwa seorang ibu rumah tangga pun bisa menjadi pengusaha yang sukses dalam industri salon. Mereka menghadapi berbagai tantangan dengan penuh semangat dan optimis, dan terus berusaha untuk mewujudkian impian mereka dalam mengembangkan bisnis salon mereka.

Adinda Azzahra Mahasiswi IPB University. (Foto : Ist)

Penulis : Adinda Azzahra
Mahasiswi : IPB University
Program Studi : Komunikasi Digital dan Media
NIM : J0401221245
Kelas : Praktikum A1 ***